Jumat, 14 April 2017

Resep Kaldu

Sebelum saya tulis resep empat macam kaldu alami. Saya mau kenalin dulu nih, kenapa sih kaldu itu membuat masakan jadi gurih dan enak?

MSG?

Yup, bener banget. Tapi kan kalau di pasaran kaldunya itu kaldu sintentis :p. Menurut saya alih alih mendapatkan rasa gurih yang sudah pasti tabungan penyakit iya. Mending bikin kaldu sendiri, mudah dan gak menabung penyakit.

Ternyata nih ya, MSG Alami itu lebih sehat loh. beidewei, MSG alami itu apa aja sih?
Tiga jenis senyawa MSG alami yang telah berhasil di deteksi mampu membangkitkan rasa gurih sedap makanan adalah glutamat, inosinat dan gulanilat. Biang rasa sedap gurih ini melengkapi empat dasar cita rasa makanan yang sudah ada, yakni asin, manis, asam dan pahit.

Ketiganya itu merupakan senyawa asam amino, bagian dari protein. Jadi, yang bikin gurih kaldu alami bukanlah lemaknya loh ya.

Mau tau dari mana aja ketiga senyawa ini berasal?
Glutamat: terdapat pada wortel, kentang, kol. sayuran hijau (sawi, kailan, brokoli, pokcoy, kangkung, bayam, dan lain - lain), polong - polongan (kedelai, kacang hijau, kacang merah dan kacang tolo), biji bijian (wijen dan kenari), produk hasil fermentasi kedelai (tauco, kecap manis, dan saus inggris/worcestershire sauce), produk fermentasi susu terutama keju.

Inosinat: terdapat pada bahan makanan hewani seperti daging sapi, ayam, ikan (terutama gindara, lemuru, sarden dan kembung), beragam jenis hidangan laut (udang, cumi - cumi, kerang dan tiram) - termasuk rumput laut, seperti kombu, hasil fermentasi hidangan laut (terasi, petis, saus tiram, kecap ikan dan kecap asin)

Gulanilat: terdapat pada beragam jenis jamur

Gimana? jadi udah tau kan kalau sebenernya MSG alami itu ada di sekitar kita teman.

So, kita lanjut ke pembuatan kaldu-nya yukk!

Resep 1.

KALDU SAYURAN

Bahan:
- 200gr wortel
- 100gr kentang
- 100gr bawang bombai, kupas kulitnya
- 100gr tomat merah
- 1 batang seledri, simpulkan
- 1 lembar bay leaf/daun salam/daun jeruk
- 1250 ml air

How to cook.
Cuci dan sikat kulit wortel dan kentang hingga bersih (disarankan memilih wortel dan kentang organik, karena kandungan pestisida banyak tersimpan tepat di bawah kulit wortel dan kentang).Potong wortel 6 cm. belah 2-4 bagian untuk kentang, tomat, dan bawang bombaimasukkan wortel, kentang, tomat bawang bombai, seledri, bay leaf/daun salam/daun jeruk, dan air ke dalam panci. jerang panci di atas api sedang tanpa di tutupSetelah mendidih, kecilkan api dan tutup panci. biarkan tetap mendidih selama 30 menit, angkat. sisihkan hingga dingin, saring.tuang kaldu ke dalam ice cube atau kantong plastik dengan takarang untuk sekali pakai. bekukan dalam freezer lemari es

Resep 2.

KALDU IKAN

Bahan:
- 200gr wortel
- 200gr bawang bombai, kupas kulitnya
- 300gr kerangka ikan kakap atau ikan besar lainnya (tulang dan bagian kepala tanpa insang)
- 1 batang daun selederi, simpulkan
- 1 batang daun bawang, simpulkan
- 1 lembar bay leaf/daun salam/daun jeruk
- 1250 ml air

How to cook:
ikuti step 1 - 2 seperti resep di atasMasukkan kerangka ikan, wortel, bawang bombai, seledri, daun bawang, bay leaf/daun salam/daun jeruk, dan air ke dalam panci. jerangkan panci di atas api sedang tanpa di tutup.ikuti langkah pada step 4 - 5 di resep atas.

Resep 3.

KALDU AYAM

Bahan:

Sama seperti resep di atas namun gantilah dengan 600gr tulang ayam. tulang ya tulang bukan ceker ayam ^^.

How to cook:

Sebelum dimasak untuk kaldu, buang kulit ayam. bisa juga menggunakan paha ayam yang telah dibuang kulitnya, kemudian potong 5 cm bersama tulangnya.

jika kalian memanfaatkan tulang punggung atau paha ayam, cukup gunakan 300gr.

langkah membuatnya sama seperti resep di atas ya.

Resep.4

KALDU SAPI

Untuk bahan sama seperti resep terdahulu tapi silahkan ganti dengan 300gr daging sapi tanpa gajih, misalnya daging paha atau has dalam dan jangan lupa untuk di potong 2 - 3 bagian ya.

Cara membuatnya juga sama ya teman ^^

Rabu, 05 April 2017

Simpan Sayur Mayur

Pagi Bunda LE  ....

sekedar mau berbagi pengalaman tentang penyimpanan bahan sayuran ...

sudah 3 tahun ini saya menggeluti usaha sayuran potong siap masak, berawal dari pengalaman pribadi, harus memasak tiap pagi untuk bekal suami dan bekal saya sendiri

Setiap seminggu sekali biasanya saya belanja kebutuhan seminggu untuk bahan sayuran dan lauk pauk. setelah itu saya siangi dan saya potong-potong sesuai kebutuhan, misalnya wortel, sudah saya pisahkan potongan untuk bakwan dan potongan untuk sup. tempatnya pun saya pisahkan. Untuk penyimpanan saya menggunakan tempat makanan berbahan dasar plastik dan kedap udara.

Semuanya bertahan hingga seminggu ... bahkan lebih ... kebiasaan saya ini ternyata menghasilkan uang pada akhirnya.

Ketika saya memutuskan untuk berhenti bekerja ditahun 2014, saya mencoba berjualan online sayuran potong dan lauk siap masak. Alhamdulilah usaha ini masih berjalan hingga sekarang, bahkan suami juga ikut resign untuk bersama-sama membesarkan usaha ini.

Semakin kesini saya banyak belajar bagaimana menyimpan sayuran yang treatment nya berbeda untuk masing-masing jenis sayuran.

Beberapa tips buat bunda untuk menyimpan sayuran :

1. sepulang dari pasar semua sayuran bisa dibersihkan, untuk daun bawang misalnya, dibuang akarnya yang masih ada tanahnya, setelah di cuci bersih dikeringkan hingga benar-benar kering. Khusus daun bawang, bisa dibungkus kertas kopi agar lebih awet lalu disimpan dilemari pendingin

2. Semua jenis daun daunan adalah sayuran yang paling tidak tahan lama. seperti bayam dan kangkung. setelah dicuci (biasanya belum saya petik daunnya) disimpan didalam wadah kotak yang tertutup sehingga daun tidak tertindih sayuran lain setelah sebelumnya diangin anginkan hingga kering. ini bisa tahan sekitar 3-5 hari jika disimpan didalam lemari pendingin

3. wortel, kentang, labusiam adalah bahan yang tahan lama, biasanya saya beli agak banyak untuk bahan-bahan ini. Untuk wortel setelah di cuci bersih dan dianginkan, saya simpan dilemari pendingin langsung. Kentang tidak perlu masuk kedalam lemari pendingin, cukup ditaruh ditempat terbuka (keluarkan dari plastik pembungkus ya) ditempat yang cukup kering. Labusiam saya masukkan kedalam kulkas, kalau memilih di potong-potong dulu, saya simpan diwadah berbahan plastik dan tertutup rapat

4. Untuk bumbu, saya siangi dan saya blender. Lalu saya simpan di wadah kaca yang kedap udara. Sebelum disimpan biasanya saya rebus dulu bersama botol kacanya selama setengah jam.

5. Untuk ikan, ayam, dan daging biasanya setelah dibersihkan dan saya bagi-bagi dalam wadah untuk beberapa kali masak saya simpan dalam freezer. kenapa musti saya bagi-bagi? karena setelah masuk kedalam freezer dan akan digunakan, daging/ikan/seafood/ayam yang telah di keluarkan dalam freezer dalam suhu ruang harusnya tidak boleh lagi dimasukkan kedalam freezer. Bakteri akan hidup pada proses mengembalikan bahan-bahan tersebut dalam suhu ruang, kecuali kalau proses ini dilakukan didalam chiller ... tapi kan butuh satu hari satu malam hehehhe ... makanya saya sudah pisahkan sesuai porsi yang akan saya gunakan, sehingga bahan sisa yang belum terpakai masih tetap awet

Tujuan menutup rapat adalah meminimalisir bakteri yang akan mempercepat proses pembusukan si sayuran tadi ... Setelah memulai usaha sayuran potong siap masak, saya mengawetkan nya dengan menyimpan semua bahan tersebut di dalam plastik yang di vakum. Alat vakum rumahan harganya sekitar 750k

Alat vakum ini gunanya banyak banget loh, Bun .... beberapa pengembangan produk saya mengandalkan alat ini agar bahan tetap awet ... adonan kue cubit siap pakai misalnya ....

Demikian sharing saya ya Bun .... mudah-mudahan berguna ... monggo loh kalau ada yang ingin memberikan pencerahan lagi